Merencanakan tujuan, target yang jelas.

Untuk dapat melakukan tindakan, usaha dengan merasa yakin dan percaya diri seseorang membutuhkan tujuan/target. Disini orang dapat membedakan dalam tujuan yang penting atau yang tidak penting, apakah tujuan/target yang membawa hasil atau tidak, singkat, sedang, apakah membutuhkan waktu lama atau hanya sebentar, tujuan/target utama atau tujuan/target sampingan dan sebagainya. Tujuan/target hancur kedalam tugas tunggal atau tujuan/target tunggal selanjutnya

Mungkin seharusnya anda terlebih dahulu melakukan Brainstorming, segala apa-apa tujuan yang pada anda dan tugas yang memenuhi kepala. Tahap akhir anda dapat membangun sebuah Mindmap, itu berfungsi menstrukturisasi tujuan/target tadi dan menggambarkannya dalam berbagai dasar.

Jadi dengan begitu dapat berpengaruh besar, selanjutnya tidak mungkin tujuan/target yang muncul tersebut pada sebuah bagian saja, hubungannya dengan cara membongkar bagian tugas (dalam bagian-bagiannya)  dan agar anda bisa dapat berhasil.

Semua tujuan, target adalah memungkinkan selama seseorang itu  masih percaya pada dirinya dan juga didirinya hal itu berfungsi (Self-full-filling-prophesy = pada diri terpenuhinya target). Orang percaya bahwa dirinya tidak dapat berhasil melakukan tujuan dan rencananya tadi itu, lalu kemudian orang tersebut tidak berusaha pada dirinya untuk maju selangkahpun dan itu berada didalam proses ketidaksadarannya dan maka hasilnyapun tidak bisa maju selangkah kedepan.

Tujuan dan rencana sudah seharusnyalah jelas, dan tidak diragukan lagi untuk direncanakan dan kemudian konsekwen kata lain memasukkannya kedalam praktek (konsekwen dalam tindakan). Oleh sebab itu Tujuan/target terbaikpun tidak berguna jika seseorang tidak melaksanankan dan merealisasikan. 

 

Orang Seharusnya  memeriksa tujuan, rencana besarnya itu dan juga tujuan jangka panjangnya selalu dengan jarak waktu dihati nuraninya dan mengembangkannya
Baik juga jika setumpukan " puncak pikiran". Umpamanya saja tempatkan diri didalam, sendiri duduk diatas puncak gunung dan memandang jarak kehidupannya. Dimana saya berdiri sekarang, kemana saya ingin pergi, dari apasaja yang mengalihkan diri sendiri, dan selanjutnya.

Dalam menghadirkan rencana yang besar orang harus membuat rencana kecil dahulu. Tahap akhir menggunakan rencana harian. Tujuan akan dikerjakan satu demi satu. Disini tujuan yang penting diutamakan sebagai prioritas. Tujuan/rencana yang penting tersebut pertama sekali dikerjakan, khususnya rencana/maksud mengarah keperbaikan atau yang menuju kearah lebih baik, atau juga membuka hubungan baru dan membuka jalan selanjutnya. Jangan membuang-buang tenaga direncana/tujuan itu. Kemudian tugas harian diurutkan(yang penting diutamakan) dan juga menetapkan waktu, agar tujuan/rencana kecil tersebut dapat tercapai, Menetapkan waktu tersebut tetapi janganlah terlalu sempit dan juga fase relaksasi dan membuat/membangun perganti-gantian didalamnya.

Disini seharusnya tujuan/rencana tersebut, dimana yang orang lain dapat membuatnya  lebih baik dan lebih mudah, sejauh itu memungkinkan untuk didelegasikan. Terkadang orang dapat disini saling menukarnya satu sama lain juga menggunakan jaringan hubungan satu sama lain




 

 

Website  Portal Pengetahuan dan juga Forum, Keberhasilan dan kebahagiaan dalam Bahasa Jerman.

 



(C) 2009 - Alle Rechte vorbehalten, Sarah Risda-Oltmanns